“Rapat Persiapan Kerja Bakti Kolaborasi” Rabu 25 Juni 2025
Staf Bidang Perindustrian Disperindagkop & UKM , Hendra. ST, Menghadiri rapat persiapan kerja bakti kolaborasi bertempat DLHK Polman. Rabu, 25 Juni 2025.
Pusat informasi terbaru seputar kegiatan dan layanan di lingkungan pemerintah.
Staf Bidang Perindustrian Disperindagkop & UKM , Hendra. ST, Menghadiri rapat persiapan kerja bakti kolaborasi bertempat DLHK Polman. Rabu, 25 Juni 2025.
Dialog Kinerja Disperindagkop & UKM dengan Bertempat di ruang Sekretariat Disperindagkop & Ukm. Rabu, 25 Juni 2025.
Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar menerima peserta kirab Harganas dalam pelaksanaan Kirab Bendera Pataka BKKBN, pada Selasa, 24 Juni 2025. Kegiatan ini ditandai dengan serah terima bendera pataka dari perwakilan Provinsi Sulawesi Barat, yang diterima langsung oleh Wakil Bupati Polewali Mandar, Hj. Andi Nursami Masdar. Penyerahan dilakukan di area Kantor Bupati dan disaksikan oleh Penjabat Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Polewali Mandar, serta pimpinan OPD lainnya.Dalam sambutannya, Hj. Andi Nursami Masdar menyampaikan bahwa kirab ini bukan sekadar simbol seremonial, tetapi menjadi pengingat kuat bahwa perjuangan membangun keluarga adalah kerja lintas wilayah, generasi, dan sektor.“Bendera ini membawa semangat menuju keluarga bebas stunting menuju Indonesia Emas Sulbar. Ini simbol gerakan bersama mewujudkan keluarga Indonesia yang tangguh, sehat, dan sejahtera. Edukasi gizi anak sangat penting. Tahun ini angka stunting di Polman memang naik beberapa digit, karena itu saya mengimbau seluruh kepala OPD dan masyarakat untuk menjadi orang tua asuh bagi anak-anak stunting,” ujarnya.DR. drg. Hj. Sri Harni Patandianan, MARS, Kepala DP2KBP3A Kabupaten Polewali Mandar, menjelaskan bahwa kirab ini menjadi rangkaian semarak Harganas.“Kegiatan ini menyambung silaturahmi antarpovinsi, dimulai dari Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, hingga Sulawesi Selatan. Di Polewali Mandar, kirab diikuti oleh 110 peserta dari kalangan penyuluh KB, PPPK, dan ASN yang turut mengarak bendera menuju perbatasan Pinrang, Sulawesi Selatan,” ujarnya.Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Barat, Rezky Murwanto, S.Kom., MPH, menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menyosialisasikan kembali program Kementerian Pembangunan Keluarga yang kini telah bertransformasi dari badan menjadi kementerian.“Program kami tidak hanya terkait alat kontrasepsi, tetapi mencakup perencanaan keluarga sejak calon pengantin, kehamilan, pengasuhan balita, remaja, hingga lansia. Semua ini harus digerakkan bersama di Sulbar, khususnya di Polewali Mandar,” jelasnya.Kirab bendera ini menjadi simbol gerakan masif menuju keluarga berkualitas dan sehat demi menurunkan angka stunting serta memperkuat ketahanan keluarga di seluruh penjuru Indonesia. Usai dari Polewali Mandar, rombongan kirab melanjutkan estafet menuju Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Tim Warta Kominfo SP Polewali Mandar
UPTD DAMKAR, POLMAN - Petugas UPTD Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Polewali Mandar kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan layanan penyelamatan non-kebakaran kepada masyarakat.Dua giat penyelamatan dilaksanakan pada malam hari, Selasa, 24 Juni 2025, oleh Regu A, dan seluruh proses berjalan aman dan lancar.Evakuasi Cincin Anak Usia 14 Tahun di Kantor Damkar PolmanPada pukul 20.40 WITA, seorang remaja pria berinisial MF (14 tahun), warga Kanang, Kecamatan Binuang, datang bersama orang tuanya ke Kantor UPTD Damkar Polman.MF mengalami pembengkakan di jarinya akibat cincin yang terjebak dan sulit dilepaskan.Sebelumnya, ia telah mencoba melepaskan cincin tersebut bersama teman-temannya, namun tidak berhasil.Setelah dibawa ke klinik, pihak medis merujuk untuk meminta bantuan evakuasi ke Damkar.Tim Damkar segera melakukan penanganan menggunakan alat gerinda mini, dengan teknik pemotongan di dua sisi untuk menghindari risiko luka pada jaringan jari.Proses berjalan cepat dan presisi hingga cincin berhasil dilepaskan, dan kondisi jari korban tetap aman tanpa cedera serius.Kepala UPTD Damkar Polman, Imran, S.IP., M.M., mengapresiasi kesiapan regu yang bertugas.“Ini menjadi pengingat bahwa Damkar juga hadir untuk layanan penyelamatan ringan yang berdampak besar bagi keselamatan warga. Apalagi korban adalah anak-anak, maka penanganan harus cepat, hati-hati, dan profesional,” ujarnya.Evakuasi Sarang Lebah di Depan BRI Unit DarmaTak berselang lama, pada pukul 21.18 WITA, Regu A kembali diterjunkan ke lokasi berbeda untuk mengevakuasi sarang lebah di depan BRI Unit Darma, Jalan Budi Utomo, Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Polewali.Keberadaan sarang lebah di dekat fasilitas publik berisiko membahayakan warga, terutama pejalan kaki dan nasabah yang lalu lalang.Kegiatan ganda yang berlangsung di malam hari ini menjadi bukti bahwa Damkar Polman tidak hanya fokus pada penanganan kebakaran, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam upaya mitigasi risiko keselamatan masyarakat di berbagai situasi.Laporan : A.R., UPTD Damkar Polman
UPTD DAMKAR, POLMAN - UPTD Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Polewali Mandar kembali menunjukkan kesiapsiagaannya dalam memberikan layanan penyelamatan non-kebakaran.Pada Selasa malam, 24 Juni 2025, pukul 21.18 WITA, Regu A Damkar Polman diterjunkan untuk mengevakuasi sarang lebah yang berada di kawasan padat aktivitas warga, tepatnya di depan BRI Unit Darma, Jl. Budi Utomo, Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Polewali.Evakuasi ini dilakukan setelah menerima laporan dari masyarakat yang merasa khawatir dengan keberadaan sarang lebah tersebut yang berpotensi membahayakan warga sekitar, khususnya pada malam hari saat aktivitas lebah meningkat.Tim Damkar segera melakukan penanganan dengan metode evakuasi aman, menggunakan perlengkapan khusus serta perlindungan diri lengkap untuk mencegah risiko sengatan.Kegiatan berjalan dengan aman dan lancar tanpa menimbulkan gangguan atau cedera.Kepala UPTD Damkar Polman, Imran, S.IP., M.M., menyampaikan bahwa layanan seperti ini merupakan bentuk nyata dari komitmen Damkar sebagai pelayan publik.“Tidak hanya menangani kebakaran, Damkar juga hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat atas ancaman dari hewan liar atau berbahaya seperti lebah, ular, hingga binatang lainnya yang masuk ke pemukiman atau area umum,” ujarnya.Damkar Polman mengimbau masyarakat untuk tidak mengambil tindakan sendiri apabila menemukan sarang lebah atau hewan liar lainnya, dan segera melaporkan ke pos pemadam terdekat untuk penanganan yang lebih aman. Laporan : A.R., UPTD Damkar Polman
UPTD DAMKAR, POLMAN - UPTD Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Polewali Mandar kembali melaksanakan tugas pelayanan publik non-kebakaran berupa penyemprotan saluran air buntu milik warga di Jl. Poros Majene – Mamuju, Kecamatan Wonomulyo.Kegiatan berlangsung pada Selasa, 24 Juni 2025 pukul 15.28 WITA dan melibatkan Regu A Damkar Polman yang terdiri dari 8 personel.Menariknya, dalam pelaksanaan tugas kali ini, terdapat 3 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang baru saja dilantik sebagai CPNS Damkar formasi tahun 2024 turut terlibat langsung dalam kegiatan di lapangan.“Ini menjadi pengalaman perdana dan berharga bagi rekan-rekan CPNS, karena mereka langsung menerapkan materi pelatihan dasar yang baru saja diterima sehari sebelumnya,” ujar Ludi Purnama Putra, petugas pelapor kegiatan.Sebelumnya, pada Senin, 23 Juni 2025, para CPNS tersebut telah mengikuti pelatihan teknis dasar mengenai pengenalan peralatan pemadam kebakaran serta simulasi lapangan.Keterlibatan mereka dalam kegiatan ini menjadi bentuk implementasi langsung dari materi yang telah diterima, sekaligus memperkuat kesiapan mereka dalam menghadapi berbagai bentuk pelayanan kedaruratan.Kepala UPTD Damkar Polman, Imran, S.IP., M.M., menyampaikan apresiasinya terhadap keterlibatan CPNS dalam kegiatan penyelamatan non-kebakaran ini."Keterlibatan mereka sejak awal sangat penting untuk membangun semangat kerja tim dan membiasakan diri terhadap dinamika tugas-tugas penyelamatan di lapangan," ungkapnya.Kegiatan penyemprotan saluran buntu ini berjalan aman dan lancar, sebagai bentuk tanggung jawab Damkar Polman dalam menjawab kebutuhan masyarakat, tidak hanya terkait kebakaran tetapi juga layanan penyelamatan dan bantuan teknis lainnya.Laporan : A.R., UPTD Damkar Polman
Dialog Kinerja Disperindagkop & UKM dengan tema “Solusi Penangangan Bahan Makanan Yang Menggunakan Formalin dan Sejenisnya“ bertempat di ruang Sekretariat Disperindagkop & Ukm. Selasa, 24 Juni 2025.
Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Polewali Mandar, H. Ahmad Saifuddin, SH, MM bersama Plt. Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Polewali Mandar, I Nengah Tri Sumadana, AP, M.Si, dan Plt. Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Ir. Budi Utomo Abdullah, MM, melakukan dialog kinerja bersama jajaran BKPP Polewali Mandar, Selasa (24/6/2025).Dalam kesempatan tersebut, H. Ahmad Saifuddin menyampaikan bahwa kegiatan dialog kinerja ini merupakan sarana yang sangat baik untuk mengevaluasi capaian serta kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Polewali Mandar. Menurutnya, format dialog yang bersifat dua arah memungkinkan terjadinya komunikasi langsung dan terbuka antara pimpinan dan jajaran OPD.“Kegiatan dialog kinerja di OPD hari ini kita laksanakan di BKPP, karena kita ingin memastikan aturan dan kedisiplinan pegawai benar-benar ditegakkan. Kami menilai dialog kinerja ini sangat bagus karena bersifat dua arah, ada evaluasi, ada juga arahan konkret yang harus dilakukan ke depan,” ujarnya.Ia juga menambahkan bahwa dialog semacam ini dilaksanakan untuk mendorong seluruh perangkat daerah menjadi lebih baik ke depannya, serta mendorong para ASN menjadi teladan dalam kedisiplinan dan pelayanan publik. Pihaknya, bersama para Asisten, hari ini bergerak melakukan pemantauan dan dialog dengan harapan ke depan terjadi perbaikan kinerja dan kedisiplinan ASN di Polewali Mandar.Sementara itu, Ir. Budi Utomo Abdullah, merespon baik evaluasi dan arahan pimpinan untuk perbaikan proses dialog kinerja ke depan, dalam upaya penyelesaian masalah di setiap unit kerja."Tadi ini kita sudah dapatkan banyak arahan, solusi bagaimana memperbaiki proses ke depan, sehingga aktivitas dialog kinerja kita ini memang membantu untuk menyelesaikan masalah-masalah yang ada di unit kerja kita. Jadi dengan komunikasi dua arah, multi arah, kita berharap persoalan-persoalan yang dihadapi di unit itu bisa selesai dan kita merencanakan apalagi selanjutnya,” katanya. Tim Warta Kominfo SP Polewali Mandar
UPTD DAMKAR, POLMAN - UPTD Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Polewali Mandar menggelar kegiatan pelatihan dasar bagi peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi tahun 2024 pada hari Senin, 23 Juni 2025.Kegiatan ini dilaksanakan di Markas Damkar Polman, Sulawesi Barat, dan berfokus pada pengenalan peralatan pemadam kebakaran serta praktikum fireman dalam operasi pemadaman.Materi pelatihan disampaikan langsung oleh Jabir H., Koordinator Lapangan Damkar Polman, dengan pendampingan dan pemantauan langsung oleh Kepala UPTD Damkar Polman, Imran, S.IP., M.M..Dalam arahannya, Jabir H. menekankan pentingnya pemahaman menyeluruh terhadap setiap alat pemadam kebakaran, baik fungsi maupun konsekuensinya dalam penggunaan.“Memahami alat bukan hanya soal efektivitas operasional, tetapi juga bagian dari upaya safety. Ketika tahu fungsi alat, kita tahu batasannya, potensi bahayanya, dan bagaimana berkoordinasi dengan aman di lapangan,” jelasnya.Ia juga menegaskan bahwa dalam satu regu tidak boleh ada egoisme.“Regu adalah tim yang harus saling mendukung. Tidak ada kerja sendiri dalam pemadaman. Egoisme bisa berujung pada celaka, bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga bagi rekan tim, instansi, bahkan masyarakat yang kita bantu,” tambahnya.Sementara itu, Kepala UPTD Damkar Polman, Imran, S.IP., M.M., menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari pengenalan lingkungan kerja bagi CPNS dan PPPK baru.“Ini bukan sekadar pelatihan teknis, tetapi juga orientasi dasar untuk memahami ritme, risiko, dan nilai kerja yang dijunjung tinggi dalam tugas-tugas penyelamatan.”Simulasi lapangan dimulai dari penggunaan perlengkapan standar seperti fire jacket, penempatan posisi regu di dalam kendaraan operasional, strategi pemadaman di lokasi kejadian, hingga tahapan pasca-pendinginan.Seluruh kegiatan berlangsung dalam pengawasan dan pendampingan ketat untuk memastikan aspek keselamatan dan pemahaman peserta.Pelatihan ini diharapkan mampu menjadi bekal awal yang kuat bagi para CPNS dan PPPK agar mampu menjalankan tugas dengan disiplin, terampil, dan menjunjung tinggi semangat kerja sama dalam setiap operasi penyelamatan di masa depan.Laporan : A.R., UPTD Damkar Polman