Percepatan Penurunan Stunting, Bappeda Litbang Polman Gelar Aksi 3 Rembuk Stunting

By Admin Warta Kominfo 04 Agu 2021, 14:39:43 WIB Pembangunan
Percepatan Penurunan Stunting, Bappeda Litbang Polman Gelar Aksi 3 Rembuk Stunting

Warta Kominfo SP, Polewali Mandar - Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar melalui Bappeda Litbang, menggelar Pelaksanaan Aksi 3 Rembuk Stunting Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Polewali Mandar Tahun 2022, setelah sebelumnya Pelaksanaan Aksi 1 Analisis Situasi dan Aksi 2 Rencana Kegiatan. Kegiatan Aksi 3 Rembuk Stunting dilaksanakan di Taman Harmonis Area Kantor Bupati Polewali Mandar, Rabu, 4 Agustus 2021, yang dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Polewali Mandar H. M. Natsir Rahmat.

Baca Lainnya :

Wakil Bupati Polewali Mandar H. M. Natsir Rahmat dalam sambutannya menyampaikan,  bahwa perspektif persentase stunting di Kabupaten Polewali Mandar masih tergolong tinggi. Untuk itu, rencana kegiatan intervensi pencegahan dan penurunan stunting dilakukan secara maksimal, karena isu stunting merupakan tanggung jawab bersama antara perangkat daerah terkait dan semua sector, termasuk pemerintah kecamatan dan desa.

“Tingginya prevalensi stunting menyebabkan Kabupaten Polewali Mandar menjadi Kabupaten prioritas nasional, sehingga pemerintah berupaya memberi perhatian besar dalam upaya pencegahan gagal tumbuh ini, dengan berbagai kebijakan yang telah menjadikan pencegahan stunting sebagai indikator dan target dalam sasaran rencana pembangunan Kabupaten Polewali Mandar yang tertuang dalam RPJMD 2019-2024, sehingga di tahun 2021 lebih memaksimalkan upaya pencegahan stunting. Pemerintah telah mengupayakan percepatan melalui strategi konvergensi program percepatan pencegahan stunting dan intervensi gizi yang terpadu, yang mencakup gizi sensitif dan gizi spesifik. Strategi tersebut dipilih karena penyelenggaraan intervensi terpadu untuk menyasar kelompok prioritas di lokasi prioritas, merupakan bukti keberhasilan perbaikan gizi tumbuh kembang anak dan pencegahan stunting,” sambutnya.

Andi Irfanji, SKM, M.Kes, Sekretaris Percepatan Penurunan Stunting Terintegrasi Kementerian PPN/Bappenas dalam pemaparannya mengatakan, dalam rangka penurunan prevalensi stunting, setiap daerah bisa menyusun target rencana aksi berdasarkan data lima tahun terakhir.

“Harapan kita, bagaimana proses pelaksanaan kegiatan rembuk stunting yang setiap tahun dilakukan, bagaimana sinkronisasi perencanaan penganggaran penurunan stunting terintegritas. Kita berharap progress penurunan stunting, kita memiliki beberapa target tahun 2020 sampai 2024, secara simultan daerah sudah memahami bagaimana penurunan prevalansi stunting bisa dilakukan oleh daerah, sehingga daerah bisa menyusun target yang dilakukan oleh masing-masing daerah. Dimana target 14% merupakan target nasional, ketika daerah ingin menargetkan rencana aksi daerah tentunya berdasarkan data-data lima tahun terakhir,” katanya.

Atas kerjasama yang dilakukan oleh lintas sektor, Prevelansi Stunting di Kabupaten Polewali Mandar saat ini mengalami penurunan dari tahun ke tahun berdasarkan pengukuran yang telah dilakukan oleh Dinas Kesehatan melalui Elektronik, Pencatatan, dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat. Kabupaten Polewali Mandar konvergensi stunting mencapai 21%, dimana pada tahun 2018 mencapai 38%.

Tim Warta Kominfo SP Polewali Mandar