Penandatanganan Komitmen Bersama PPDB T.A 2024/2025 yang Objektif, Transparan dan Akuntabel

By Admin Warta Kominfo 15 Mei 2024, 14:43:04 WIB Pemerintahan
Penandatanganan  Komitmen Bersama PPDB T.A 2024/2025 yang Objektif, Transparan dan Akuntabel

Polewali, Warta Kominfo SP Polman- Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sulawesi Barat telah Melaksanakan kegiatan Pendampingan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2024/2025 yang objektif, transparan, dan akuntabel, sekaligus penandatanganan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Aparat Penegak Hukum (APH) Lingkup Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar, yang di laksanakan di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Polewali Mandar.  Rabu, 8 Mei 2024.

Melalui kegiatan ini BPMP Provinsi Sulawesi Barat menyampaikan bahwa penerimaan peserta didik baru (PPDB) Tahun 2024/2025 masih mengacu pada permendikbud riset no. 1 tahun 2021 dimana penerimaan peserta didik baru menggunakan 4 jalur yaitu, jalur zonasi, afirmasi, perpindahan orang tua, dan juga jalur prestasi bagi jenjang SMP dan juga jenjang SMA.

Istia Ningsih Rahayu selaku Widyaprada BPMP Sulawesi Barat dalam wawancaranya mengatakan, berharap melalui kegiatan yang diselenggarakan pada siang hari ini ada kesamaan persepsi antara OPD dan juga APH sehingga semua anak-anak yang ada di kabupaten Polewali Mandar ini bisa mendapatkan akses layanan pendidikan berkualitas secara merata tanpa adanya diskriminasi.

Baca Lainnya :

“Kami berharap melalui kegiatan yang diselenggarakan pada siang hari ini ada kesamaan persepsi antara OPD dan juga APH sehingga semua anak-anak yang ada di kabupaten Polewali Mandar ini boleh mendapatkan akses layanan pendidikan berkualitas secara merata tanpa adanya diskriminasi. Melalui kesempatan ini juga kami sampaikan bahwa berdasarkan Surat Edaran (SE) bersama antara Kemendikbud ristek dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) di awal tahun 2024 diharapkan semua Aparatur Sipil Negara (ASN) guru melakukan perencanaan kinerja melalui platfom merdeka mengajar (PMM), tapi berdasarkan data di dashbord hingga saat ini masih ada kurang lebih 900 lebih guru guru yang ada di provinsi Sulawesi Barat belum melakukan perencanaan kinerja melalui platform merdeka mengajar.” Ungkapnya

Selanjutnya Istia Ningsih Rahayu menyampaikan pesannya kepada rekan-rekan ASN guru untuk segera melakukan perencanaan di PMM dan ketika sudah melakukan perencanaan tidak perlu lagi melakukan perencanaan kinerja di Badan Kepegawaian Negara (BKN) Karna data Platform Merdeka Mengajar (PMM) sudah terintegrasi langsung ke data di BKN. Adapun ASN guru belum melakukan perencanaan di PMM itu akan bisa berakibat pada pembatalan ataupun penundaan pemberian tunjangan dari pemerintah, termasuk di dalamnya adalah tunjangan sertifikasi guru.

Kegiatan ini dibuka oleh Dra. Aslinda Mariani, M.Si. selaku Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Kesehjahteraan Rakyat, dan dihadiri oleh unsur OPD terkait seperti  Kejaksaan Negeri Polewali Mandar, Polres, Dinas Kominfo SP, Dinas Sosial, dan Inspektorat Polewali Mandar.

Tim Warta Kominfo SP Polewali Mandar




Video Terkait:


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook