BUPATI AIM bersama TNI-POLRI TERJUN LANGSUNG AKSI TANGGAP BENCANA BANJIR DAN LONGSOR KEC TAPANGO

By Admin Warta Kominfo 14 Jan 2021, 15:42:41 WIB Pemerintahan
BUPATI AIM bersama TNI-POLRI  TERJUN LANGSUNG AKSI TANGGAP BENCANA BANJIR DAN LONGSOR KEC TAPANGO

POLEWALI MANDAR-Tingginya curah hujan  sepekan terakhir ini  mengakibatkan peristiwa bencana alam Banjir dan tanah  longsor terjadi pada hari, Rabu 13 Januari 2021, sekitar pukul. 17.00 Wita, di dua Desa yaitu  Desa Kalimbua dan Desa Riso,  KecamatanTapango Kabupaten Polewali Mandar .

Banjir  dan tanah lonsor  akibat hujan deras yang melanda wilayah Kecamatan Tapango mengakibatkan sungai meluap,  berdampak  material  longsor  dari tanah  berlumpur, bebatuan  hingga batang pohon, kerusakan dibeberapa  rumah warga disekitar lokasi bencana, selain itu beberapa ruas yang ditutupi oleh material longsor.

Selain  pemukiman masyarakat hancur diterjang banjir , longsor pun  menutup akses jalan  menuju  Desa Kurrak . Akses lalu lintas jembatan gantung terputus. 2 sarana jembatan dan 5 rumah  penduduk rusak total , Lima  rumah  penduduk mengalami rusak parah 2 diantaranya rata dengan tanah. Tidak terdapat Korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Hari Kamis pagi,  14 Januari 2021 Andi Ibrahim Masdar Bupati Polewali Mandar bersama tim Gabungaan terdiri dari BPBD, Dinas PUPR, Dinkes, Dinas PMD ,  TNI-  Polri, Satpol–PP, PMI, Karang taruna, Pemerintah Kecamatan Tapango  turun langsung mengikuti aksi tanggap bencana di lokasi bencana. Banjir dan Lonsor.

Tim  bersama masyarakat gotong royong  membersihkan sisa banjir dan longsoran  yang menutupi  badan jalan. Pemerintah Kabupaten menurunkan  2 armada Alat berat untuk penanganan material longsoran.  

Di kesempatan ini, Bupati  beserta  tim gabungan ikut serta terjun langsung  membersihkan sisa banjir.  

Baca Lainnya :

“Kita bersama-sama Dandim, Brimob, elemen masyarakat Desa kita bersihkan  sisa banjir hari ini,  disini ada 5 rumah rusak total dan 1 unit terkena dampak , lalu kita rencanakan bangun  rumah warga yang rusak ini, kita tunggu akses kembali normal untuk kemudian bersama sama perbaikan rumah, kalau relokasi kita masih bicarakan baik baik karena daerah desa ini tidak ada tempat datar,” imbuhnya.

Lebih lanjut Bupati menyebutkan Bantuan bahan logistik dari pemerintah Kabupaten Polewali Mandar disalurkan  sesuai kebutuhan Masyarakat. Petugas pun inventaris dokumen penduduk yang rusak untuk kemudian di koordinasi ke OPD terkait.

Pemerintah mendistribusikan  bantuan rehabilitasi rumah rusak  sebanyak Rp.10 juta setiap Kepala Keluarga korban bencana di Kecamatan Tapango.  Melalaui Dinas Kesehatan    bantuan pangan  dan obat obatan  berupa susu untuk ibu hamil dan bayi, serta masker. Paket mie instan di salurkan labgsung komunitas kepada masyarakat Desa Kalimbua.

Andi Afandi Rahman Kepala BPBD Kab.Polewali Mandar menyebut empat hari hujan secara berturut turut menyebabkan air meluap dan terjadi longsor. Namun demikian, pihaknya sedang melaksanakan identifikasi  faktor penyebab yang di timbulkan banjir dan longsor bersama pemerintah Desa setempat.

“Sementara kita  identifikasi penyebab longsor dengan pemerintah desa , namun curah hujan empat hari berturut turut hujan memicu longsoran. Warga pun sementara mengungsi di rumah keluarga masing-masing" kata Afandi.

Heri Purnomo Dandim 1402 Polman kepada awak media menyampaikan  pihaknya, menyebar personil  keamanan  yang bagi tiga sector  melaksankan tugas evakuasi material longsoran khususnya di  area yang terdampak kerusakan parah  pasca bencana.

Tim Warta Kominfo SP Polewali Mandar




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook